Cara Menggunakan Tang Ampere

Tang ampere (clamp meter) ialah sebuah alat yang cukup familiar untuk teknisi kelistrikan. Selain karena mudah dan praktis untuk digunakan, alat ini juga memiliki fungsi yang cukup kompleks. Untuk dapat mengoperasikan tang ini, Anda hanya perlu menggunakan dua rahang penjepit yang ada dan tidak perlu melakukan kontak langsung terhadap terminal listrik tersebut.

Sehingga Anda tidak perlu mengganggu rangkaian listrik yang hendak diukur. Cukup dengan meletakkannya di sekeliling kabel yang memiliki aliran listrik di dalamnya. Umumnya, clamp meter yang tersebar di pasaran bebas banyak digunakan sebagai multimeter. Karena selain memiliki dua rahang penjepit, alat ini juga memiliki dua probe, yang mana bagian tersebut dapat digunakan untuk mengukur resistandi dan tegangan DC ataupun AC.

Adapun untuk harga tang ampere ini sangatlah ramah dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan. Kebanyakan dari clamp meter yang tersedia di pasaran berada di kisaran ratusan ribu saja.

Komponen Tang Ampere

Di bawah ini merupakan beberapa komponen yang dimiliki oleh alat clamp.

1. Clamp Head

Clamp head atau yang juga kerap disebut sebagai capitan, memiliki fungsi untuk mengukur besaran arus listrik yang bergerak pada suatu kabel.

2. Trigger

Sama seperti fungsinya pada pistol ataupun senapan, trigger dalam clamp mempunyai peran sebagai pelatuk yang akan membuka capitan pada clamp.

3. Range Switch

Range switch adalah tuas atau selector yang berguna untuk menjadi pengatur dari jenis pengukuran yang hendak dipakai dengan cara memutarnya sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari penggunanya.

4. Data Hold

Ialah sebuah tombol yang akan menampilkan suatu besaran pengukuran apabila ditekan. Data hold sendiri biasanya terletak pada bagian samping dari tubuh clamp meter.

5. Volt/Ohm Terminal

Lalu ada pula Volt/Ohm terminal berupa lubang yang nantinya akan menjadi wadah untuk mencolokkan kabel probe yang digunakan. Umumnya, kabel ini berwarna merah terang.

6. Com Terminal

Istilah Com Terminal kerap disamakan dengan Commont Terminal. Yang mana bagian ini merupakan sebuah lubang untuk mencolokkan kabel jarum atau kabel probe. Berbeda dengan Volt/Ohm terminal yang biasanya ditandai dengan warna merah, kabel yang ada di Com Terminal ditandai dengan warna hitam.

7. Display

Komponen ini memiliki fungsi untuk menjadi penunjuk dari besaran angka suatu tegangan atau arus yang sedang diukur menggunakan tang ampere.

Kegunaan Clamp Meter

Terdapat 3 kegunaan utama yang dimiliki oleh alat pengukur clamp. Sebut saja sebagai alat pengukur dari suatu tegangan listrik dan pengukur arus listrik. Selain itu, clamp meter juga dikenal karena fungsinya sebagai pengukur hambatan atau ohm. Yakni dengan mencari sumber/titik konsleting dari kabel listrik yang ada.

Cara Menggunakan Tang Ampere

  • Pertama-tama, jepitkan rahang clamp meter pada kabel listrik yang hendak diukur tegangannya.
  • Lalu, atur saklar dari clamp meter pada posisi ampere meter dengan cara memutarnya.
  • Buka trigger yang ada pada tang guna membuka penjepit/rahang dari clamp meter itu sendiri.
  • Jepitkan clamp pada kabel konduktor yang sebelumnya sudah dialiri dengan aliran listrik. Pastikan untuk memposisikan kabel listrik ditengah-tengah penjepit clamp. Jika sudah, lepaskan trigger clamp tersebut.
  • Pada tahap ini, Anda dapat langsung membaca nilai ampere yang muncul pada layar clamp meter tersebut.

Dengan harga tang ampere yang terjangkau, fungsi yang dimilikinya terbilang sangat banyak. Terlebih lagi dengan fitur yang user-friendly, serta bentuk yang mudah untuk dibawa-bawa.

 

Dapatkan harga tang ampere terbaik hanya di temtera.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *