Cek Kondisi Kusen UPVC Sebelum Membeli

Kusen adalah salah satu bagian penting dari sebuah rumah. Fungsinya sebagai bingkai antara jendela atau pintu dengan dinding. Meskipun keberadaannya banyak disepelekan, kusen sangat berpengaruh terhadap elok atau tidaknya desain sebuah rumah. Maka dari itu, pemilik rumah wajib memperhatikan pemilihan kusen untuk rumahnya. Salah satu jenis kusen yang banyak dipakai adalah kusen UPVC. Kusen jenis ini dikenal memiliki kualitas yang baik serta kekuatannya yang terjamin. Jika kamu tertarik untuk membelinya, lakukanlah pengecekan secara mendetil saat masih berada di tokonya.

5 Hal Ini Akan Terjadi Jika Tidak Dilakukan Pengecekan Saat Beli Kusen UPVC

Cek Kondisi Kusen UPVC Sebelum Membeli

Proses membeli kusen UPVC tidak semudah yang dibayangkan. Bukan karena harga atau stoknya, melainkan karena pemilihannya memerlukan tingkat kejelian yang tinggi. Salah membeli bisa jadi akan buat kamu menyesal, sebab kualitas barangnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk lakukan pengecekan selama masih di toko tempat membelinya. Jangan buru-buru memboyongnya ke rumah bila kamu tidak ingin 5 hak buruk ini terjadi pada kusen barumu!

1. Kusen Terlalu Rapuh

Bahan UPVC sebenarnya adalah turunan dari bahan plastik yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memiliki tingkat kelenturan yang rendah. Seharusnya, kusen berbahan UPVC memiliki bodi yang padat dan tidak terasa rapuh saat dipegang. Orang yang lalai saat pemgecekan barang kemungkinan akan mendapati kusennya rapuh. Akibatnya, kusen berbahan UPVC tersebut jadi mudah rusak, sekalipun hanya digunakan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi, pastikan lagi bahwa kusen berbahan UPVC yang akan kamu beli memiliki tekstur yang kuat dan tidak lentur.

2. Besi Penguatnya Berkualitas Jelek

Kamu harus tahu bahwa di bagian dalam kusen berbahan UPVC ada besi yang menjadi penguat. Semua produsen kusen UPVC pasti sudah melengkapi produknya dengan besi agar kuat saat digunakan. Masalahnya, tidak semua besi yang digunakan memiliki kualitas yang baik. Seringkali orang terkecoh dengan harga kusen yang murah, padahal besi yang digunakan di dalamya tidak kuat. Maka dari itu, kamu perlu memastikan dengan seksama bahwa besi yang terdapat pada kusen berbahan UPVC yang akan kamu beli benar-benar berkualitas terbaik.

3. Ada Celah Kerusakan

Jika kamu teledor saat membeli kusen berbahan UPVC, jangan kaget kalau sesampinya di rumah kamu akan menemukan produk yang cacat. Kerusakan minor yang sulit dilihat akan tampak saat kamu akan memasang kusen tersebut. Misalnya ada celah yang tidak seimbang antar sisi kusen atau ada potongan tertentu yang tidak rapi. Jangan sampai hal ini terjadi agar kamu tidak merugi, ya. Lakukan pengecekan dengan teliti apakah kusen berbahan UPVC yang akan kamu ada kerusakan atau tidak. Jika ditemukan kerusakan, sebaiknya jangan dipilih dan beralihlah ke barang yang lebih baik.

4. Ukurannya Tidak Pas

Kusen hanya akan terpasang dengan baik bila ukurannya pas. Bila kamu sudah melakukan pengukuran secara presisi, maka tugasmu berikutnya adalah memastikan kusen berbahan UPVC yang akan kamu juga berukuran yang sama denga lubang jendela atau pintu di rumahmu. Karena kalau tidak, kusen tidak akan terpasang dengan baik. Jangan segan untuk melakukan pengukuran ulang terhadap kusen yang akan kamu beli. Bila ada kesalahan ukuran, mintalah barang pengganti yang lebih pas kepada pemilik atau penjaga toko.

Itulah beberapa hal yang bisa terjadi jika kamu tidak melakukan pengecekan kondisi kusen berbahan UPVC yang akan dibeli. Jadi, periksalah kusen selama masih di tokonya agar tidak menyesal!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *