Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum

Rumah sebagai tempat berlindung dan berkumpul dengan keluarga haruslah dibangun dengan berbagai pertimbangan dan perencanaan yang matang. Hal ini bertujuan agar rumah yang dibangun dapat menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para penghuninya. Mulai dari dinding, lantai, dan atap, pertimbangkan untuk memilih jenis material yang kokoh dan kuat.

Atap menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah bangunan. Saat ini sudah tersedia beragam jenis atap, mulai dari atap tanah liat, atap seng, atap asbes, dan sebagainya. Salah satu jenis atap yang cukup populer ialah atap galvalum. Atap bermaterialkan baja ringan, aluminium, silikon, dan seng ini dilansir memiliki daya tahan yang kuat sehingga dapat melindungi rumah dari cuaca ekstrem.

Kelebihan Atap Galvalum

Kelebihan dan Kekurangan Atap Galvalum

Atap galvalum memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya populer hingga sekarang, diantaranya sebagai berikut.

1. Ringan dan Fleksibel

Jika dibandingkan dengan jenis-jenis atap biasa, atap galvalum memiliki bobot yang jauh lebih ringan. Hal ini membuat proses pemasangannya jadi lebih cepat dan hemat waktu serta biaya. Selain itu, atap galvalum tampil dengan desain yang variatif dan bentuknya sendiri dapat disesuaikan dengan permintaan.

2. Anti Karat dan Anti Rayap

Atap galvalum dilapisi dengan seng untuk mencegah terjadinya proses oksidasi yang rentan membuatnya berkarat dan rusak. Karena rayap hanya menyerang bahan kayu, maka atap yang satu ini sangat aman dari serangan rayap.

3. Daya Tahannya Tinggi

Walau memiliki bobot yang ringan, atap galvalum nyatanya sangat kuat. Atap yang satu ini dapat bertahan menghadapi cuaca panas maupun dingin yang berlangsung secara ekstrem. Tidak seperti atap berbahan kayu dan tanah liat, jenis atap yang satu ini tidak mudah terkikis sehingga lebih awet dan bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

4. Perawatannya Mudah

Atap galvalum tidak membutuhkan perawatan khusus, tidak seperti atap konvensional lainnya yang membutuhkan perawatan anti karat dan anti rayap. Hal ini menjadi salah satu alasan kenapa orang-orang memilih atap galvalum.

5. Ramah Lingkungan

Bagi Anda yang sangat peduli dengan keadaan lingkungan, atap galvalum bisa menjadi salah satu alternatif terbaik untuk mengurangi penebangan pohon secara berlebihan. Tidak hanya kokoh dan kuat, atap galvalum mudah didaur ulang menjadi bagian konstruksi lainnya untuk rumah Anda.

Kekurangan Atap Galvalum

Tentu selain memiliki berbagai kelebihan, atap galvalum juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya yaitu:

1. Berisik

Atap galvalum berasal dari material baja ringan. Hal ini menyebabkan jenis atap ini cenderung memantulkan suara ketika terbentur oleh sesuatu. Misalnya saja ketika air hujan membentur atap, penghuni rumah mau tidak mau harus merasa terganggu dengan suara tersebut.

2. Menyerap Panas

Atap galvalum menyerap panas dengan baik. Ini menyebabkan suhu di dalam rumah juga ikut menjadi panas. Berbeda dengan atap tanah liat (genteng) yang mampu meredam suhu tinggi dari luar rumah.

3. Pemasangannya Butuh Tenaga Ahli

Pemasangan atap galvalum sebenarnya tidak terlalu sulit, namun butuh rangka dan kuda-kuda yang kuat. Jika pemasangan rangkanya tidak dilakukan dengan teliti, atap cenderung akan mengalami kerusakan dalam waktu yang singkat.

4. Harga Galvalum Lebih Mahal

Walau atap galvalum tidak membutuhkan biaya perawatan, namun harga galvalum dibanderol sedikit lebih mahal dibandingkan dengan atap genteng. Harga yang mahal sebagai investasi jangka panjang atau harga murah dengan biaya perawatan rutin? Silakan tentukan pilihan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *