Memasang Paving Block

Sudah sejak lama kita pasti mengetahui tentang material penutup tanah atau yang disebut dengan paving block. Material penutup tanah ini sekilas tampak seperti batuan semen biasa yang tidak memiliki kegunaan khusus, namun siapa sangka pemasangannya justru sangat dibutuhkan terutama di area pekarangan yang sering tergenang oleh air.

Jika dibandingkan dengan lapisan aspal, material penutup tanah berupa batuan block ini memiliki tingkat daya serap air yang sangat tinggi sehingga sangat cocok digunakan di daerah yang sering terkena banjir. Komposisinya terbuat dari campuran semen jenis portland atau sejenis bahan hidraulis lain seperti air dan agregat tanpa adanya bahan tambahan lain.

meskipun terbuat dari campuran semen portland atau bahan hidaraulis, namun hal tersebut tidak mengurangi mutu beton yang membuat material ini sangat kuat dan tidak akan mudah mengalami kerusakan. Daya tahan kekuatannya bahkan setara dengan lapisan aspal yang biasa digunakan dijalanan.

Hampir disetiap pemukiman baik di pedesaan maupun di perkotaan, kini banyak yang lebih memilih untuk menggunakan material paving ini dibandingkan jenis penutup tanah lainnya. Hal tersebut terjadi karena selain kualitasnya yang baik, harga paving block sendiri tergolong cukup ekonomis sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Jika Anda tertarik untuk menggunakanya, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu hal-hal apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan pemasangan. Hal itu diperlukan supaya hasilnya bisa maksimal dan sesuai seperti apa yang diharapkan. Dan ini dia uraiannya!

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memasang Paving Block

Sebelum memasang paving block, yuk simak hal-hal apa saja yang harus diperhatikan. Antara lain adalah sebagai berikut!

1. Rencana Desain Pemasangan

Sama seperti pengerjaan suatu kontruksi bangunan, wajib hukumnya bagi Anda untuk memperhatikan rencana desain pemasangan dengan sangat matang. Tentukan suatu konsep dan realisasikan dengan tepat sasaran sehingga tidak ada kesalahan saat proses pemasangan berlangsung. Rencana desain pemasangan juga sangat penting supaya Anda bisa mempersiapkan setiap komponen dan alat yang dibutuhkan.

2. Ukuran Luas Lahan

Ukuran luas lahan menjadi hal yang juga penting untuk Anda perhatikan. Pastikan ukuran luas lahan yang akan dipasangi material sudah benar-benar akurat hingga Anda bisa menyiapkan block pavingnya sesuai dengan kebutuhan.

3. Lingkungan Sekitar

Setelah melakukan rencana dan mengetahui luas lahan, jangan lupa untuk memperhatikan keadaan lingkungan sekitar. Periksa dengan baik supaya tidak terdapat resiko yang akan merugikan keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Misalnya Anda bisa melihat apakah ada tanaman yang akan terganggu? atau Anda bisa melihat apakah terdapat saluran air yang tersumbat? dan lain sebagainya.

4. Kondisi Landasan

Saat memasang penutup tanah, maka Anda harus perhatikan kondisi landasan tanah tersebut. Pastikan permukaan lantai memiliki kepadatan yang baik dan tidak bergelombang. Hal ini menjadi sangat penting karena saat landasan memiliki permukaan yang tidak rata maka block paving tidak akan merekat dengan sempurna.

Saat hal tersebut terjadi, maka dikemudian hari akan terjadi adanya perbaikan atau pemasangan kembali yang membuat Anda mengeluarkan beban tenaga dan biaya dengan jumlah yang tidak sedikit. Anda pun akan menjadi sangat boros dan pengeluaran biaya menjadi tidak terkontrol.

5. Uji Kelayakan

Uji kelayakan tidak boleh sampai terlewatkan agar dapat menjamin bahwa kualitas penutup tanah telah memiliki kualitas yang baik dan siap untuk digunakan. Saat melakukan uji kelayakan, sebaiknya Anda harus memastikannya sendiri hingga Anda bisa mengira-ngira dan menetapkan bahwa pemasangan telah benar-benar selesai dengan hasil yang sangat memuaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *