Bahan Karpet dengan Harga Termahal

Pernah terpikirkan bahan karpet apa saja yang harganya mahal? Kebanyakan orang mungkin tidak akan mencari tahu harga karpet dan bahan-bahannya, jika mereka tidak benar-benar orang yang memperhatikan gengsi. Akan tetapi, untuk mereka yang berprofesi sebagai artis, pejabat atau orang kaya lainnya tanpa berpikir panjang pasti akan membeli karpet dengan harga mahal sebagai penanda tingkat kehidupan. Lantas bahan karpet apa saja yang dibandrol dengan harga termahal?

Jenis Bahan Karpet dengan Harga Termahal

Apabila Anda berniat membeli karpet lantai sebagai dekorasi untuk rumah, lebih baik simak dahulu ulasan tentang bahan karpet dan harganya berikut ini.

  • Bahan Sutera

Karpet berbahan sutera asli sering ditemui pada karpet Turki. Sutera adalah serat protein yang berasal dari ulat jenis sutera, kemudian dipintal menjadi benang. Benang yang dihasilkan sangat halus sehingga karpet sutera asli cenderung memiliki tekstur halus dan juga lembut. Dengan proses alami tersebut membuat karpet berbahan sutera dipatok dengan harga yang sangat mahal yaitu berkisar 3 (tiga) jutaan sampai puluhan juta per meternya.

  • Bahan Kulit Hewan

Jenis kulit hewan yang biasa dipakai untuk bahan pembuatan karpet adalah sapi dan domba. Caranya kulit yang sudah dipisahkan dan dibersihkan, lalu dijemur sampai tingkat kekeringan yang diinginkan kemudian diawetkan. Untuk harga per meter dipatok sekitar Rp. 1 jutaan, sedangkan harga pada kulit hewan yang tidak lazim dipakai seperti kulit harimau, beruang atau rusa bisa dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding kulit sapi dan domba. Namun sekarang, kulit dari hewan – hewan tersebut sudah tidak boleh diperjual belikan lagi karena sudah menjadi hewan yang dilindungi.

  • Bahan Wool

Karpet Bahan Wool

Wool merupakan salah satu produk sampingan yang terbuat dari bulu domba dan dibuat menjadi benang. Karpet berbahan wool pada umumnya memiliki ketahanan terhadap noda, api dan air serta lebih tahan lama, sehingga awet sampai puluhan tahun. Untuk perawatannya juga terbilang mudah dibanding dengan karpet jenis lainnya. Karpet wool bulu domba dijual di toko lantai karpet sekitar Rp. 2 juta per meternya.

  • Bahan Sisal

Bahan sisal adalah produk yang berasal dari tumbuhan dan bertekstur kasar. Karpet sisal dibuat dengan cara dianyam, sehingga menghasilkan karpet yang padat dan kuat. Pada umumnya karpet jenis ini sering dipakai sebagai penghias lantai untuk area luar atau kamar mandi karena lebih tahan terhadap air, lembab, dan perubahan cuaca. Harga karpet berbahan sisal dipatok sekitar Rp. 500.000 per meternya.

Jenis karpet lantai dari bahan-bahan alami seperti yang sudah diulas di atas, memang terkenal dengan harganya yang mahal. Di samping lama dalam prosesnya, cara pembuatannya juga manual yang membuat karpet dengan bahan tersebut mahal. Apabila terlalu mahal, sebenarnya masih ada beberapa bahan karpet yang dibandrol dengan harga lebih murah seperti karpet berbahan polypropylene, nylon dan akrilik.

Karpet bisa membuat hunian menjadi lebih elegan dan nyaman. Selain itu, karpet juga bisa dipakai sebagai aksesoris pada interior rumah. Karpet pertama kali dibuat oleh para wanita Persia sekitar abad 15. Dalam pembuatan 1 (satu) buah karpet berukuran besar dapat menghabiskan waktu kurang lebih 3 (tiga) tahun, sehingga membuat karpet Persia berharga mahal. Well, itulah beberapa bahan karpet dengan harga termahal yang wajib diketahui. Mungkin untuk orang yang berduit, membeli karpet dengan harga selangit bukanlah hal yang sulit. Namun jangan khawatir, sekarang sudah banyak toko lantai karpet yang menyediakan karpet dengan harga lebih terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *